11 Macam Permainan Tradisional Ini Sudah Hampir Dilupakan, Mana yang Kamu Rindukan?
Hai, Takaiters!
Di jaman yang semakin modern ini anak-anak disuguhkan berbagai macam permainan yang modern pula. Ada playstation yang membuat anak kecanduan game, ada pula permainan atau game yang bisa didownload di gadget sehingga anak-anak lebih mudah memainkannya.
Game yang dimainkan anak memang lebih banyak menghibur dan juga mengajak anak untuk banyak berpikir. Namun, permainan atau game online juga memiliki dampak yang tidak baik karena anak menjadi kurang bergerak dan bersosialisasi dengan lingkungan, baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial.
Kondisi ini tentu berbeda dengan anak-anak yang mengalami masa kecil di era sebelum tahun 2000an. Mereka lebih cenderung memainkan permainan tradisional yang masih melibatkan banyak gerak dan bergaul dengan lingkungan alam dan sosial. Nah … inilah 11 permainan tradisional dan manfaatnya yang perlu kita ketahui.
1. Permainan ABC memakai jari tangan
Permainan ini tidak membutuhkan alat khusus, cukup menggunakan jari tangan para pemainnya. Para pemain yang terdiri lebih dari satu orang ini merentangkan jari sesuka hati mereka, kemudian setiap jari ditunjuk berdasarkan huruf abjad, sampai kemudian seluruh pemain mencoba mencari kosa kata berawalan huruf jari terakhir dari kelompok kata yang sudah ditentukan. Siapa yang paling banyak mendapatkan kosa kata, dialah pemenangnya.
Permainan ini mengasah kemampuan berpikir anak dalam mencari kosa kata yang terekam dalam memorinya.

Foto: kaskus.co.id
2. Bola bekel / kelereng
Permainan ini membutuhkan alat berupa bekel dan pitik-pitikan ataupun kelereng berjumlah 5 butir. Permainan ini dilakukan dengan memantulkan 1 bekel atau kelereng kemudian mengambil kelereng yang masih tersisa di lantai satu persatu.
Permainan yang mengasah keterampilan gerak tangan ini minimal dilakukan oleh dua orang atau lebih secara bergantian.

Foto: kaskus.co.id
3. Bermain egrang
Egrang adalah sebuat alat yang terbuat dari batang bambu setinggi kurang lebih dua meter. Alat ini kemudian diberi tatakan kayu dengan ketinggian kurang lebih 50 cm dari tanah. Kemudian, anak yang memainkannya menaiki tatakan tersebut dan batang bambu digunakan untuk melangkah.
Permainan ini memiliki fungsi melatih keseimbangan badan dan juga keterampilan serta keberanian anak.

Foto: keepsoh.com
4. Petak umpet
Bermain petak umpet pasti sangat disukai. Satu anak biasanya berjaga dan yang lainnya mencari tempat persembunyian yang sulit ditemukan oleh penjaga. Permainan ini mengasah kemampuan anak untuk mengatur strategi dan juga kecerdikan untuk bersembunyi dan menemukan temannya.

Foto: blogunik.com
5. Mobil-mobilan kulit jeruk
Sebelum muncul mobil-mobilan yang terbuat dari plastik maupun mobil-mobilan remote control, anak-anak jaman dahulu suka membuat mobil-mobilan dari kulit jeruk Bali secara bersama-sama. Setelahnya, mereka akan memainkan mobil-mobilan dengan seru. Permainan ini mengasah kreatifitas anak untuk mencipta sebuah mobil yang kokoh dan bagus untuk dimainkan.

Foto: sooperboy.com
6. Masak-masakan
Masak-masakan paling suka dimainkan oleh anak perempuan. Dengan memanfaatkan daun-daunan, bunga, dan biji-bijian serta benda yang terdapat di alam permainan ini tak akan pernah membosankan. Anak pun akan lebih mengenal jenis-jenis tanaman yang ada di sekeliling mereka.

Foto: dictio.id
7. Lompat tali karet
Permainan ini membutuhkan ketrampilan merangkai karet menjadi tali yang panjang sehingga bisa digunakan untuk melompat. Dua orang anak memegang tiap ujung karet, kemudian yang satu lagi melompat dengan versi melompat biasa atau menghindar di setiap ayunan tali karet. Kerampilan anak untuk melompatpun teruji dalam permainan ini.

Foto: mindmeister.com
8. Main ketapel
Anak laki-laki pasti suka bermain ketapel. Dengan ranting berbentuk huruf Y dan karet yang digunakan untuk memantulkan kerikil, biasanya anak akan membidik burung di pohon ataupun sasaran yang sudah mereka tentukan. Permainan ini menuntut ketepatan dalam menyasar suatu objek benda.

Foto: bintang.com
9. Angkling/engklek
Angkling atau engklek disukai oleh anak perempuan. Dua orang anak atau lebih akan membuat gambar kotak-kotak di tanah ataupun di lantai. Kemudian mereka membuat gacok yang terbuat dari genteng ataupun batu kecil. Gacok dilempar sesuai dengan kotak yang ditentukan, kemudian anak melompat disetiap kotak dengan satu kaki. Permainan ini mengajarkan pada anak cara menjaga keseimbangan badan dan juga ketepatan dalam melemparkan benda.

Foto: regional.kompas.com
10. Congklak
Congkak biasanya dilakukan oleh dua orang. Dengan alat yang memiliki 16 lubang yang terdiri dari 14 lubang kecil dan 2 lubang besar serta 98 biji congklak ataupun kerikil, anak akan mengatur strategi membagi biji congklak atau kerikil yang ada di lubang kecil supaya lubang besar yang mereka miliki terisi lebih banyak dibandingkan lawannya. Kemampuan berhitung anak bisa terlatih melalui permainan ini.

Foto: kotametro.com
11. Tarik tambang
Permainan ini masih sering kita mainkan pada waktu peringatan HUT RI. Selebihnya permainan yang membutuhkan kekuatan, ketrampilan menarik tali, dan kekompakan ini sudah jarang kita temukan dalam kehidupan sehari-hari selain dalam pertandingan tersebut.

Foto: tripadvisor.com
Itulah permainan yang tak kalah seru dibandingkan bermain game dengan menggunakan gadget. Nah … di jaman yang sudah semakin kekinian itu tak ada salahnya menyelipkan permainan tradisional di atas supaya anak-anak tetap kreatif dan bisa bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.
Posting 11 Macam Permainan Tradisional Ini Sudah Hampir Dilupakan, Mana yang Kamu Rindukan? ditampilkan lebih awal di Takaitu.ID.
Bapak, ibu, saudara dan saudari sekalian. Terima kasih karena telah membaca informasi tentang 11 Macam Permainan Tradisional Ini Sudah Hampir Dilupakan, Mana yang Kamu Rindukan? . Jika berkenan silahkan anda membaca berita lainnya pada websitew Peluang Usaha ini dengan cara mengklik gambar dan tulisan di samping atau di bawah ini.